Luhut: Golkar Harus Bangkit, Hapus Kubu yang Buat Golkar Tak Kompak

Luhut: Golkar Harus Bangkit, Hapus Kubu yang Buat Golkar Tak Kompak

Nur AK
26 Maret 2018
Dibaca : 452x
Luhut menginginkan Golkar harus secepatnya menyelesaikan masalah internalnya.

Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan tak mau mendengar Golkar sunyi dalam menyambut Pemilu 2019 mendatang. Ia menginginkan Golkar harus secepatnya menyelesaikan masalah internalnya dan segera memperbaiki diri jika mengharapkan suara tinggi pada pemilihan presiden nantinya.

Ia menasihati Golkar supaya berhati-hati dengan lawan partainya. Saat ini, partai lain terutama PDIP sangat antusias untuk memenangkan Pemilu. Bahkan, satu calon telah diumumkan sejak kurang lebih sebulan yang lalu.

"Golkar harus hati-hati. Sekarang PDI Perjuangan jauh lebih baik daripada Golkar. Menurut survei calon pemilih tidak loyal atau swing voter akan berlabuh ke PDI Perjuangan dulu baru Golkar, PKS dan seterusnya," sahut mantan Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia itu.

Kemudian Luhut mengungkapkan alasan kenapa Golkar tak kunjung bergeming.

"Kenapa, yang kita lihat banyak 'kungfunya' di Golkar. Semua ingin jadi pemimpin, pengen betumbuk sana-sini," ungkap Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar tersebut.

Luhut juga meminta supaya kubu-kubu di dalam partai dihilangkan, sebab itulah yang membuat kinerja Golkar menjadi terkesan individualis dan tidak maksimal.

"Sekarang ketua umum anda harus dukung dengan segala kekurangannya. Jangan ada bicara kelompok ini, kelompok sana lagi. Jangan ada fraksi ini atau faksi sana. Jelekin sini, jelekin sana," harapnya.

Luhut menghimbau kepada seluruh pengurus partai kuning untuk merealisasikan slogannya yakni bersih, bangkit, maju dan Golkar menang. Begitu pula dengan label korupsi partai Golkar, ia meminta untuk segera diperbaiki dan menghentikan korupsi. Luhut terkesan memburu-buru Golkar lantaran tak mau kalau Golkar kalah saing dengan partai lainnya.

"Ini sudah waktu loh, pilpres sudah dekat. Sekarang pilkada berjalan. Jangan betumbuk aja gitu. jangan rebutan saja. Jadi menghindari perpecahan jangan buat Golkar itu jadi kecil," tegas Wakil Ketua DPP Partai Golongan Karya itu.

Yah, nasi sudah menjadi bubur. Mau diperbaiki pun tampaknya akan susah dan memerlukan proses yang cukup lama. Padahal waktu untuk persiapak Pilpres tinggal menghitung beberapa bulan lagi.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Copyright © 2020 LampuHijau.com - All rights reserved
Copyright © 2020 LampuHijau.com
All rights reserved