Apa sebenarnya yang Dimaksud Program OK OCE Anies-Sandi?

Apa sebenarnya yang Dimaksud Program OK OCE Anies-Sandi?

Nur AK
16 Des 2017
Dibaca : 672x
Anies Baswedan dan Sandiaga Uno mengampanyekan salah satu program unggulan mereka : OK OCE.

Kita pastinya ingat dengan masa Pilkada DKI Jakarta 2017, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno mengampanyekan salah satu program unggulan mereka, yakni pelatihan kewirausahaan One Kecamatan One Center for Entrepreneurship atau OK OCE.

Program OK OCE merupakan solusi yang ditawarkan Anies-Sandi untuk mengurangi jumlah pengangguran, menciptakan 200.000 wirausaha baru dalam 5 tahun, serta meningkatkan ekonomi warga Ibu Kota agar "naik kelas".

Pada satu kesempatan debat Pilkada DKI Jakarta, Sandiaga menjanjikan program OK OCE akan mempermudah masyarakat memiliki usaha. Program itu juga akan membantu masyarakat mendapatkan pinjaman modal hingga Rp 300 juta.

Program OK OCE juga akan memberikan pendampingan perencanaan keuangan untuk UMKM dan wirausaha baru. Pengembangan OK OCE lainnya ialah Jakarta Entrepreneur Mentorship. "Pemimpin bisnis di Jakarta menjadi mentor bagi pengusaha baru," ujar Pandji dalam video tersebut.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), dan Perdagangan DKI menganggarkan Rp 82 miliar untuk OK OCE dalam APBD DKI 2018.

Secara eksplisit program tersebut tidak dinamakan program OK OCE karena Dinas UMKM memasukkan dana tersebut ke dalam program pembinaan dan pendampingan kewirausahan di masing-masing Suku Dinas Koperasi dan UMKM di tiap wilayah.

Dana itu digunakan untuk membangun pusat pelatihan di tiap kecamatan dan keperluan lain yang menjadi penunjang pelatihan. Namun, tidak ada alokasi anggaran untuk bantuan modal bagi warga yang ingin berwirausaha. Setelah menjabat Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga mengatakan dirinya dan Gubernur Anies tidak pernah berjanji memberikan bantuan modal untuk OK OCE.

"Kasihan kalau teman-teman (media) memberitakannya salah. Lihat saja dari awal sekali memang kami enggak pernah ada berjanji memberikan modal (untuk OK OCE)," terang Sandiaga, Jumat (15/12/2017).

Dia menjelaskan, sejak awal kampanye hingga kini, janji mereka tak berubah, yakni Pemprov DKI Jakarta hanya akan membantu akses warga agar bisa meminjam modal ke lembaga pembiayaan. Dia membantah pernah berjanji memberikan bantuan modal.

"Kami dari awal sekali, awal sekali, menyatakan bahwa Pemprov tidak akan memberikan permodalan, Gerakan OK OCE tidak akan memberikan permodalan, tetapi akan memfasilitasi dengan bekerja sama dengan lembaga pembiayaan," ungkapnya.

Gambar spanduk kampanye OK OCE yang dinilai tidak ditepati Anies-Sandi beredar di media sosial. Spanduk berwarna putih itu bertuliskan "Ayo Bergerak Ambil Kesempatan", "Dimodalin punya bisnis! Disediain tempat usaha! Dicariin pembeli!", dan "Coblos Nomor 3". Dalam spanduk itu tampak gambar Anies-Sandi.

Sandiaga meminta masyarakat tak salah mengerti tentang maksud spanduk berisi janjinya dan Anies memberi modal usaha itu.

"Ya diklarifikasi (maksud isi spanduk soal OK OCE)," tukas Sandi.

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Copyright © 2020 LampuHijau.com - All rights reserved
Copyright © 2020 LampuHijau.com
All rights reserved