Bisnis Berkembang Pesat dengan Menggunakan Instagram Analystics dan TikTok Analystics

Bisnis Berkembang Pesat dengan Menggunakan Instagram Analystics dan TikTok Analystics

Admin
27 Apr 2020
Dibaca : 280x

Sampai saat ini Instagram adalah salah satu plafform media sosial yang paling banyak digunakan oleh masyarakat di berbagai belahan dunia. Termasuk juga di Indonesia dan bahkan menurut survey, hingga bulan november 2019 jumlah penguna aktif bulanan Instagram mencapai 61.610.000. Ini berarti bahwa hampir seperempat total penduduk Indonesia merupakan pengguna Instagram. Yang paling dominan adalah dari gender perempuan dengan jumlah hampir mencapai 50.8 persen. Sedangkan untuk gender pria berjumlah 49.2 persen. Dan usia yang merupakan pengguna paling besar sekitar 18-24 tahun dengan persentase 37.3 persen atau sekitar 23 juta pengguna. Instagram beberapa tahun belakangan ini telah menjadi salah satu pilihan utama bagi para pelaku bisnis untuk media marketing.

Data yang diperoleh dari Forrester menunjukkan bahwa Instagram memiliki tingkat engagement sepuluh kali lebih tinggi daripada Facebook dan 54 kali lebih besar dari Pinterest serta 84 kali lebih baik dari Twitter. Untuk memaksimalkan Instagram tentunya dibutuhkan sebuah platform untuk digital marketing dan insight yang tepat. Hal tersebut dapat diperoleh dengan melalui Instagram Analisytic dan analisa. Dengan platform tersebut maka anda akan dapat menentukan taktik dan juga konten seperti apa yang paling berhasil agar dapat memberikan engagement dari target audiens.

Lalu apakah yang dimaksud dengan Instagram Analystics tersebut? Dikenal juga dengan Instagram Insight yang merupakan fasilitas analitik yang disediakan secara khusus untuk para pemilik akun bisnis. Dengan menggunakan fitur ini maka akan diperoleh berbagai data yang berkaitan dengan semua kinerja dari akun Instagram yang digunakan. Hal ini agar dapat mengetahui target awal serta untuk menyusun strategi baik jangka pendek maupun jangka panjang dengan mudah. Dengan kata lain bahwa kegunaan Instagram Analystiics ini dapat membantu dalam melakukan analisa, evaluasi dan perencanaan yang lebih baik ke depannya untuk bisnis yang sedang ditekuni.

Manfaat lainnya dari Instagram Analystics adalah dapat memperoleh lebih banyak insight baru, menemukan social influencer yang sesuai serta mempelajari waktu terbaik untuk memposting konten dan memprediksi level engagement. Selain itu juga dapat melihat tipe konten seperti apa yang bisa memperoleh engagement plus audiens paling tinggi. Berbagai manfaat dapat dipergunakan untuk pengembangan bisnis yang tengah dijalani sehingga dapat memberikan lebih banyak keuntungan. Oleh karena itulah sangat disayangkan bila melewati fitur yang satu ini.

Selain Instagram, saat ini salah satu platform media sosial yang dapat menjangkau khalayak banyak orang adalah TikTok. yaitu aplikasi dari negeri tirai bambu yang menjadikan penggunanya dapat menampilkan sisi kretif dalam bentuk video, musik dan foto. Berbagai fitur menarik tersedia dalam aplikasi TikTok agar penggunanya dapat menuangkan imajinasinya seperti efek khusus, duet, klip musik, rekaman klip pendek dan pilihan musik latar. Berdasarkan pada informasi yang diperoleh dari Datareportal, sampai dengan tahun 2019 pengguna aktif TikTok ada sekitar 500 juta pengguna. Hal ini karena mayoritas dari pengguna TikTok adalah kaum remaja yang sedang dalam proses mencari jatidiri. Dan aplikasi TikTok dianggap sebagai media untuk dapat mengekspresikan diri mereka di dunia maya.

Aplikasi TikTok mampu memunculkan berbagai ide kreatif meskipun tidak semua pengguna TikTok merupakan pelaku utama dari ide kreatif tersebut. Ada juga pengguna TikTok yang hanya sekedar mencari hiburan semata karena berbagai konten di dalam aplikasi ini memang cukup menghibur. Berbagai perpaduan ide kreatif serta dibarengi dengan fitur-fitur yang menarik menjadi keunikan tersendiri di aplikasi TikTok. Aplikasi TikTok sebenarnya merupakan aplikasi android yang paling banyak diunduh di AS dengan jumlah unduhan hingga 9.14 juta. Angka tersebut menunjukkan bila peran TikTok makin berusaha merajai platform media sosial masa kini. Ditambah lagi rentang usia penggunanya adalah usia 16-24 tahun. Usia tersebut biasanya akan lebih konsumtif karena mereka membeli sesuatu atas dasar keinginan bukan sebagai kebutuhan.

Melihat keadaan yang demikian tentunya TikTok menjadi sasaran yang teoat untuk memasarkan produk anda. Karena perencanaan strategi pemasaran yang tepat menggunakan TikTok akan menjadi cara yang tepat untuk menyebarkan produk-produk anda. Kemudian bagaimana cara untuk mengetahui akan tingkat keberhasilan upaya pemasaran TikTok tersebut? Yaitu dengan menggunakan TikTok Analystics yang dapat mmebantu anda untuk mengetahui kinerja dari konten yang dibuat terhadap audiens. Platform analisis ini hampir mirip dengan Instagram Creator.

Dengan menggunakan TikTok Analystics maka anda akan mengetahui total dari penayangan konten serta seberapa banyak pengguna yang mengunjungi akun anda. Dan selain itu juga konten apa yang dapat mendorong pengguna TikTok melihat akun anda dan grafik pengikut akun hingga data wilayah daripada para audiens tersebut. Saat ini untuk memasarkan produk harus mengikuti perkembangan minat yang ada di masyarakat. Salah satunya adalah menggunakan aplikasi TikTok yang banyak digandrungi oleh para generasi muda. Kepopuleran aplikasi TikTok mampu memberikan peranan penting dalam pemasaran suatu produk. Bagaimana tertarik untuk menggunakan Instagram Analystics atau TikTok Analystics untuk mengembangkan bisnis anda?

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Copyright © 2020 LampuHijau.com - All rights reserved
Copyright © 2020 LampuHijau.com
All rights reserved