Kebangkitan Klan Soeharto yang Patut Diperhitungkan Lawan Politik

Kebangkitan Klan Soeharto yang Patut Diperhitungkan Lawan Politik

Bang RM
24 Feb 2018
Dibaca : 2102x
Tidak Nampak di Permukaan tapi Siap Bangkitkan Kejayaan Masa Orde Baru

Lampuhijau - "Piye kabare, iseh penak jamanku tho" (Bagaimana kabarnya, masih enak zaman ku kan), slogan bergambar mantan Presiden RI ke-2 ini mulai banyak tersebar baik lewat stiker maupun baliho berukuran besar. Slogan ini seolah ingin menunjukkan bahwa Klan Soeharto tidak mati dan berusaha bangkit untuk merebut kembali kejayaan era Orde Baru.

Sejak Soeharto lengser pada Tahun 1998 yang lalu, seolah tak tedengar lagi kabar Klan Soeharto di kancah pertarungan politik. Terlihat pada pemilu pertama di era reformasi, Klan Soeharto seolah menghilang dan tak satu pun penerus Soeharto yang ikut dalam pertarungan politik saat itu.

Tahun politik 2004, Klan Soeharto mulai muncul ke permukaan dengan tampilnya putri pertama Soeharto, Siti Hardijanti Rukmana atau yang lebih dikenal dengan panggilan Mbak Tutut. Tahun itu, Tutut menggandeng Mantan Kepala Staff TNI AD, R Hartono yang pada masa Presiden Soeharto pernah menjabat sebagai Menteri dalam Negeri mendirikan Partai Karya Peduli Bangsa ( PKPB ).

Namun sayangnya pada tahun 2004, partai besutan Tutut ini kurang mampu berkiprah dalam dunia politik dan kalah dengan partai-partai lain yang sudah bermunculan mulai Tahun 1999. Kemampuan politik Tutut didunia politik rupanya belum mumpuni sehingga PKPB tidak merupakan salah satu Parpol yang diminati masyarakat.

Tahun 2009, Tutut kembali mencoba keberuntungannya di dunia politik. Kali ini lewat Partai Karya Pembangunan Bangsa. Tapi, lagi-lagi, Tutut tidak mampu menyaingi partai-partai politik yang terbilang banyak muncul pada tahun 2009. Akhirnya nama Tutut pun menghilang dari percaturan politik bahkan namanya seolah ikut tenggelam dari berita nasional.

Putri dari Mantan Presiden Soeharto yang masih bertahan melanjutkan Klan Soeharto ternyata ada pada adik Tutut yaitu Siti Hediati Hariyadi yang merupakan mantan istri Prabowo Subianto. Karir politik Siti Hediati Hariyadi yang biasa dipanggil Mbak Titiek, rupanya cukup cemerlang. Pemilu Tahun 2014, Mbak Titiek masuk sebagai anggota DPR RI dari Partai Golkar.

Mba Titiek rupanya tidak mau mengikuti jejak kakanya yang mendirikan partai sendiri dan meninggalkan Partai besutan ayahnya yaitu Partai Golkar. Lewat Partai Golkar inilah, nama Mbak Titiek semakin menanjak saat dirinya dengan lantang menyuarakan Setya Novanto segera mundur dan diganti karena terlibat kasus korupsi E-KTP yang juga melibatkan banyak anggota DPR RI pada Tahun 2017.

Titiek juga ikut maju dalam bursa calon Ketua Umum Golkar menggantikan posisi Setya Novanto, namun dirinya kalah bersaing dengan Airlangga yang kini menjadi Ketua Partai Golkar.

Pemilu 2019 yang akan datang meloloskan 13 partai politik untuk bertarung. Ada nama partai yang disinyalir membawa nama Klan Soeharto yaitu Partai Garuda yang diketuai Ahmad Ridha Sabana yang merupakan mantan Presiden Direktur Televisi Indonesia ( TPI ) yang nota bene pemiliknya adalah Tutut. Jadi disinyalir Partai Garuda yang lolos verifikasi KPU pada Pemilu 2019 mendatang merupakan repesentasi kehadiran Klan Soeharto yang melibatkan Mbak Tutut.

Partai Berkarya, salah satu partai yang juga lolos verifikasi KPU menjadi salah satu partai yang akan bertarung di Pemilu 2019 mendatang yang diketuai Neneng A. Tuty, menjadikan Putra bungsu Soeharto, Hutomo Mandala Putra atau Tommy sebagai Ketua Dewan Pembina dan Ketua Majelis Tinggi Partai Berkarya.

Putra-putri Klan Soeharto mulai menancapkan kembali kebangkitan Klan Soeharto lewat Titiek dengan Partai Golkarnya, Tutut dengan Partai Garuda dan Tommy lewat Partai Berkarya. Kunci kebangkitan Klan Soeharto sendiri sebenarnya ditangan Siti Hediati Hariyadi atau Mbak Titiek jika dirinya mampu bersaing dan merangkul para petinggi Partai Golkar untuk membangkitkan kembali kejayaan Klan Soeharto.

 

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Copyright © 2019 LampuHijau.com - All rights reserved
Copyright © 2019 LampuHijau.com
All rights reserved